Penulis: Mohammad Refi Omar Ar Razy, Sulaiman A. Sadik, Eko Jarwanto, Fery Widyatama, Yuwana Galih Nugrahatama, Gema Budiarto, Laili Oktavia Tri Berlian Kusumayani, Devan Firmansyah, Sonny T. Atmosentono, Thomas Julianto, Galih Dien Fu’adi, Muhammad Zhafran Prasatya, Aprilia Nur Hasanah, Salman Bahreisy, Iqbal Adi Kurniawan, Siti Mahmudah, Muhammad Wildan Syahputra, RP. Salman Alrosyid Dungmoso, Abu Tazid, Iqbal Rizaldin, Yeremia Satria Yasobam Elprinda, Bambang Widianto Akbar, Nurudin Zanki, Husnul Hotimah, Restu Dimas Prasetya, dan Moch. Khozin
Editor: Moch. Khozin
Jumlah Hlm: 283
Ukuran: 15×23
Harga: 85.000
Sinopsis: Buku ini merupakan sebuah kumpulan tulisan-tulisan mengenai sejarah yang ada di Madura. Di dalam akan terbagi menjadi 6 bagian. Bagian pertama membahas mengenai sebuah raja dan jejak genealogi kekuasaannya di luar Madura serta disisipkan juga pembahasan mengenai sebuah tokoh pergerakan asal Madura. Di bagian kedua diberi judul Relasi Kuasa dan Jalinan Hubungan di Madura yang berisi 3 tulisan dari mengenai kapiten Tionnghoa di Bangkalan, Madura masa Jepang, dan yang terakhir hubungan Madura dengan Malang Raya. Pada bagian ketiga secara garis umum membahas mengenai kondisi masyarakatnya yang dimulai dari adanya akulturasi melalui jejak agama dan budaya luar serta peran diasporanya ke berbagai wilayah seperti Panarukan, Jember, dan Surabaya. Bagian keempat membahas mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan identitas masyarakat Madura yang terbagi menjadi 4 tulisan. Di bagian kelima terdapat 3 tulisan yang membahas tentang ekspediri militer VOC memburu bajak laut, peran orang-orang Madura pada peristiwa Paregreg, dan mengenai Trunojoyo. Kemudian bagian terakhir membahas mengenai ruang publik seperti Masjid Agung Bangkalan, warisan Majapahit di Madura, dan juga permasalahan prostitusi di Madura.
