Penulis: Inas Shabrina Nabilah, Khusnul Avifah, Muhammad Fachrizal Hamdani, Ovan Rangga Firmansyah, Elsa Fauziah, Awang Firmansyah, Muhamad Rohman Obet, Naimah Putri Kamila, Ikhsan Rosyid Mujahidul Anwari, Adrian Perkasa, Anton Novenanto, dan Lina Puryanti
Ukuran: 21×29
Jumlah Hlm: 63
Harga: 65.000
Sinopsis: Kampung Peneleh secara administratif berada di Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Berada di tepi Kali Mas yang merupakan urat nadi peradaban di Pulau Jawa, Peneleh menjadi istimewa karena menyimpan berbagai peninggalan sejarah dari berbagai periode. Pada periode Hindu-Budha terdapat peninggalan Sumur Jobong dan struktur bata kuna. Kemudian pada masa Islam berkembang di Nusantara terdapat Masjid Jami’ Peneleh dan makam-makam islam yang tersebar di Perkampungan Peneleh. Pada Masa Kolonial terdapat bangunan-bangunan dan Makam Peneleh yang kemudian juga disambung dengan situs pada masa Pergerakan Nasionalisme dan Awal Kemerdekaan terdapat Rumah Lahir Bung Karno, Museum H.O.S. Tjokroaminoto, Rumah Roeslan Abdulgani, Achmad Jaiz, dan Mayor Jenderal Soengkono.
